kuliah farmasi

Berbagi Pengalaman Kuliah Farmasi dan 10 Tips Belajar Untuk Mahasiswa Farmasi

Share this :

Jujur, tidak pernah terlintas sedikitpun saat masih sekolah SD, SMP hingga SMA untuk kuliah farmasi apalagi bercita cita menjadi seorang apoteker. Lalu mengapa saya memutuskan untuk kuliah jurusan farmasi? Apakah karena paksaan orang tua? Tentu jawabannya tidak.

Sedikit cerita, dulu saat akan lulus sekolah saya ingin sekali kuliah jurusan mikrobiologi karena memang saya suka dengan bidang ilmu tersebut. Namun, nasib berkata lain dan saya dinyatakan belum lulus SBMPT pada saat itu. Ingin rasanya untuk ikut SBMPT di tahun berikutnya namun orang tua saya tidak ingin saya buang waktu setelah lulus ini dan menyarankan saya untuk kuliah dan ya tidak masalah sekalipun itu bukan universitas negeri.

Setelah beberapa lama mencari informasi karena bingung mau ambil jurusan apa, Ayah saya kemudian bilang “profesi guru dan tenaga kesehatan itu banyak dicari” di situlah saya mulai berpikir keras hehehe…

Hingga akhirnya diantara banyaknya kandidat jurusan yang berada dalam nominasi, saya memutuskan untuk memilih kuliah farmasi.

Alasan Mengapa Memilih Kuliah Farmasi

1. Farmasi merupakan jurusan kuliah yang memiliki peluang kerja yang luas

Seperti apa yang sudah saya ceritakan sebelumnya, saya termotivasi dari perkataan ayah saya bahwa profesi guru dan tenaga kesehatan itu sangat dibutuhkan. Setelah saya cari banyak informasi ternyata memang peeluang kerjanya sangat luas. Farmasi ga melulu kerja di apotek (seperti bayangan saya dulu, hehehe). Lulusan farmasi sangat berpeluang untuk kerja di ruang lingkup berikut ini, diantaranya:

  1. Bidang pemerintahan: Departemen kesehatan, Puskesmas, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
  2. Administrasi pelayanan obat di instalasi pemerintah, TNI dan POLRI.
  3. Menjadi dosen dan atau guru SMK Farmasi.
  4. Pelayanan kefarmasian baik di apotek maupun rumah sakit.
  5. Industri obat-obatan.
  6. Industri kosmetik.
  7. Industri makanan.
  8. Bidang obat tradisional.
  9. Bidang industri farmasi dan perdagangan yang menjadi penjamin mutu, kemanan, dan kualitas makanan, obat-obatan, dan kosmetik.
  10. Lulusan farmasi juga berpeluang besar untuk berwirausaha.

2. Dapat dukungan dari orang tua

Karena prospek kerjanya yang sangat luas, tentunya saya dapat dukungan dari orang tua dan juga karena memang di keluarga tidak ada sama sekali yang jurusan kesehatan.

3. Farmasi merupakan ilmu yang kompleks namun terarah

Farmasi merupakan ilmu yang kompleks. Saya setuju dengan ini karena setelah hampir 4 tahun saya kuliah jurusan farmasi, saya banyak sekali mempelajari cabang-cabang ilmu farmasi. Mulai dari biologi, kimia, fisika dan ilmu-ilmu terapan dan turunannya hehehe.

Berikut mata kuliah farmasi yang saya pelajari selama kuliah farmasi:

kuliah farmasi

Mata Kuliah Farmasi Semester I

  1. Pendidikan Kewarganegaraan
  2. Bahasa Indonesia
  3. Matematika dan Statistika
  4. Etika dan Pengantar Ilmu Farmasi
  5. Biologi Sel
  6. Kimia Farmasi Dasar
  7. Farmasetika 1
  8. Botani Farmasi
  9. Praktikum Kimia Farmasi Dasar
  10. Praktikum Botani Farmasi

Mata Kuliah Farmasi Semester II

  1. Bahasa Inggris
  2. Agama
  3. Pancasila
  4. Fisika Dasar
  5. Kimia Organik 1
  6. Anatomi Fisiologi Manusia
  7. Farmasetika 2
  8. Kimia Analisis Dasar
  9. Praktikum Farmasetika
  10. Praktikum Kimia Analisis Dasar

Mata Kuliah Farmasi Semester III

  1. Ilmu Komunikasi
  2. Kimia Organik 2
  3. Farmasi Lingkungan
  4. Farmakologi – Toksikologi 1
  5. Patofisiologi
  6. Mikrobiologi Farmasi
  7. Biokimia Farmasi
  8. Praktikum Kimia Organik
  9. Praktikum Farmakologi – Toksikologi 1
  10. Praktikum Biokimia Farmasi

Baca juga : Mengenal Farmakologi, Ilmu Penting Dalam Dunia Farmasi

Mata Kuliah Farmasi Semester IV

  1. Kewirausahaan & Manajemen
  2. Farmakologi – Toksikologi 2
  3. Farmasi Fisika 1
  4. Bioteknologi Farmasi
  5. Kimia Farmasi 1
  6. Farmakognosi Dasar
  7. Praktikum Farmakologi – Toksikologi 2
  8. Praktikum Farmasi Fisika 1
  9. Praktikum Kimia Farmasi 1
  10. Nutrasetika

Mata Kuliah Farmasi Semester V

  1. Metode Penelitian
  2. Imunologi
  3. Farmasi Fisika 2
  4. Kimia Farmasi 2
  5. Kimia Medisinal Dasar
  6. Farmakognosi Analisis
  7. Praktikum Farmasi Fisika 2
  8. Praktikum Kimia Farmasi 2
  9. Praktikum Farmakognosi Analisis
  10. Interaksi Obat
  11. Parasitologi

Mata Kuliah Farmasi Semester VI

  1. Farmakoterapi
  2. Teknologi & Formulasi Sediaan Solida
  3. Teknologi & Formulasi Sediaan Liquida dan Semi Solid
  4. Kimia Analisis Lanjut
  5. Fitokimia
  6. Praktikum Teknologi & Formulasi Sediaan Solida
  7. Praktikum Teknologi & Formulasi Sediaan Liquida dan Semi Solid
  8. Praktikum Fitokimia
  9. Farmakologi Eksperimental
  10. Metode Pemisahan Bahan Alam

Mata Kuliah Farmasi Semester VII

  1. Tugas Akhir 1
  2. Farmakokinetika
  3. Kimia Klinik
  4. Biofarmasi
  5. Teknologi & Formulasi Sediaan Steril
  6. Praktikum Teknologi & Formulasi Sediaan Setril
  7. Praktikum Kimia Klinik
  8. Praktikum Biofarmasi
  9. Toksikologi Klinik
  10. Farmakoterapi Lanjut

Mata Kuliah Farmasi Semester VIII

  1. Tugas Akhir 2
  2. Sidang Sarjana Komprehensif
  3. Kapita Selekta Farmasi
  4. Obat Herbal
  5. Farmasi Klinis
  6. Farmasi Industri

Baca juga: Rute dan Cara Pemberian Obat, Lengkap dengan Pembahasannya

Pengalaman Selama Kuliah Farmasi

tips belajar untuk mahasiswa farmasi

Tidak mudah, namun sangat pantas untuk diperjuangkan. Itu kalimat yang sangat mewakili selama aku kuliah farmasi. Rela berangkat pagi pulang larut malam dengan bawaan perintilan praktikum yang cukup banyak beserta buku-buku referensinya.

Ditingkat pertama kuliah aku sempat kaget karena matakuliah yang cukup padat dan rumit. Aku sempat mikir kalo aku gabisa mengikuti perkuliahan. IP di tingkat pertama ga begitu memuaskan sampe pernah bilang sama keluarga kalo mau pindah jurusan aja. Tapi alhamdulillah Yang Maha Kuasa masih memberi kekuatan, hingga akhirnya aku bisa yakinin diri aku sendiri buat bisa lanjutin kuliah farmasi ini sampe lulus (ditambah lagi biaya kuliah farmasi yang ga sedikit jadi sayang banget kalo berhenti ditengah jalan).

Setelah berjuang akhirnya aku bisa naikin IP aku ditiap semesternya. Gamudah, cape sampe nangis ya gapapa (karena wajar banget gasih tiap semester beban matakuliah/sks nya lumayan banyak). Di situ aku bener-bener nikmatin prosesnya. Karena prinsip aku, gapapa hari ini merasa sangat sedih atau lelah, yang penting besok harus lebih bekerja keras. Yakin banget gaada yang sia-sia sama perjuangan aku selama ini :’)

Banyak banget pelajaran yang bisa diambil selain ilmu kefarmasiannya. Di farmasi (terutama di kampusku) aku juga belajar buat disiplin terutama masalah waktu. Praktikum kalau datang terlambat bisa kena teguran dan pengurangan nilai. Kalau kuliah teori di kelas, sebagian besar dosen ga ngijinin mahasiswanya masuk kelas kalau datangnya terlambat. Tugas dan sebagainya harus dikerjakan dan dikumpulkan tepat waktu juga, kalo ngga dikerjain bakal ngaruh banget sama nilai.

Sebisa mungkin harus banget jaga kesehatan, karena kalau sakit dan gabisa hadir praktikum harus tetap melaksanakan praktikum sendirian dengan jadwal yang sudah ditentukan. Kan ga asik ya praktikum sendirian, mana kalo ga ngerti gabisa nanya ke temen hehe 🙁 Kalo di kampusku kehadiran mahasiswa penting banget sih karena masuk ke point penilaian juga. Kegiatan perkuliahan padat jadi harus banget jaga kondisi badan.

Semenjak kuliah jurusan farmasi aku jadi akrab banget sih sama yang namanya begadang. Ngerjain tugas yang kayak ga selesai-selesai, belum lagi kalo dapet jadwa praktikum yang beresnya malem otomatis balik juga malem dan harus ngerjain laporan praktikum yah ditambah lagi buat mahasiswa yang aktif juga di organisasi kampus bakal ada rapat dan sebagainya. Bener-bener manajemen waktu bagi mahasiswa itu sangat diperlukan.

10 Tips Belajar Untuk Mahasiswa Farmasi

kuliah farmasi

Sebagian besar pelajar memiliki kebiasaan belajar yang mereka terapkan selama bertahun-tahun. Kebiasaan ini akan membuat kita cenderung lebih sulit untuk mengadaptasi kebiasaan baru yang lebih baik. Berdasarkan pengalaman, berikut tips belajar untuk mahasiswa farmasi yang bisa diterapkan untuk membangun kebiasaan belajar yang lebih baik dalam belajar.

1. Amati dan cermati pola belajarmu

Seperti yang sudah saya ceritkan sebelumnya, di tingkat pertama saya kuliah farmasi nilai saya tidak begitu bagus dan sempat berpikir bahwa saya tidak bisa mengikuti perkuliahan yang sangat padat dan matakuliah yang cukup sulit.

Tips belajar untuk mahasiswa farmasi pertama yang saya lakukan agar saya bisa memahami apa yang dipelajari maka saya harus merubah pola belajar saya dengan cara mengamati terlebih dahulu tentang kebiasaan belajar saya kemudian mengevaluasi di bagian mana saya harus memperbaiki cara saya belajar. Cara ini juga dilakukan untuk menyeimbangkan waktu istirahat anda.

2. Lakukan review dalam belajar

Tips belajar untuk mahasiswa farmasi yang kedua adalah Hindari cara belajar sistem kebut semalam. Hal ini akan membuat peluang lebih besar untuk mendapat nilai yang kurang maksimal atau bahkan mengulang. Alih-alih selalu mengejar ketertinggalan, baca catatan dari apa yang sudah dipelajari di hari yang sama, baik setelah kelas berakhir atau sebelum kamu tidur.

3. Buat catatan yang berkualitas dan semenarik mungkin agar mudah diingat

Umumnya catatan berupa gambar lebih mudah diingat. Hafalan kuliah farmasi sangat banyak. Biasanya saya membuat mind mapping untuk mekanisme kerja obat dan lainnya agar mudah diingat. Hal ini sangat membantu untuk meningkatkan kualitas belajar.

4. Belajar secara betahap

Kamu pasti akan merasa muak dalam mempelajari farmakologi bab kardivaskular dalam satu malam. Buat jadwal untuk mempelajarinya secara betahap. Misal di hari senin kamu belajar tentang obat angina, dan dihari seterusnya kamu mempelajari obat hipertensi dan seterusya. Lakukan itu secara bertahap jangan sekaligus karena yang akan terjadi kamu malah ngeblank saat ujian dan lupa.

5. Lakukan persiapan sebelum memulai kuliah

Sesibuk dan selelah apapun, luangkan waktu untuk membaca bab yang akan dipelajari di kelas sebelum kelas tersebut berlangsung. Hal ini akan memicu pertanyaan untuk diskusi.

6. Menyingkirkan gangguan saat belajar

Hindari belajar sambil menonton TV, film atau sambil memainkan handphone. Hal ini hanya akan membuat kamu tidak fokus dalam belajar.

7. Lakukan Refreshing

Biarkan pikiran kamu tetap relax, jangan samppe stres apalagi tertekan ya. Jadwalkan untuk berolahraga, meditasi, atau sekedar bepergian bersama keluarga dan teman. Kamu tetap berhak mendapatkan itu setelah bekerja keras dalam aktivitas kuliah dan belajar.

8. Membentuk kelompok belajar

Berbagi Pengalaman Kuliah Farmasi dan 10 Tips Belajar Untuk Mahasiswa Farmasi Hey Healthiest

Banyak sekali keuntungan saat kita belajar secara berkelompok, diantaranya kita akan terlibat diskusi yang lebih terperinci, dapat saling bertukar pikiran dan pendapat, dan saling membantu jika ada materi yang belum dipahami. Hal ini akan meningkatkan pemahaman tentang materi yang dipelajari.

9. Gunakan waktu secara efisien

Manajemen waktu adalah kunci dalam point ini. Manfaatkan waktu luang untuk hal yang bermanfaat. Jangan sampai terlalu banyak terlena oleh banyaknya waktu luang. Refreshing boleh tapi jangan sampai lupa dengan apa yang harus diprioritaskan. Time table bisa jadi solusi dalam mengatur jadwal kamu agar lebih efisien.

10. Dedikasikan waktumu untuk lebih banyak belajar

Point ini salah satu yang paling penting dalam tips belajar untuk mahasiswa farmasi. Pasti mahasiswa farmasi pernah dengar dong tentang “life long learner“. Nah, dari situ aku sempet mikir sih farmasi itu nantinya akan berkerja yang bersangkutan dengan nyawa manusia. Jadi kita harus berkorban lebih buat belajar secara sungguh sungguh karena apa yang diplajari selama kuliah akan diaplikasikan ke masyarakat. Susah sih kadang aku juga masih suka terlena sama hiburan sesaat, cuma kita harus berusaha buat terus belajar untuk masa depan yang lebih baik tentunya. Perjuangannya bakalan worth it kok sama perjuangan selama kuliah :”)

Referensi :

Study Tips for Pharmacy Students: What Really Works (2019). Tersedia di https://www.thepharmacistsguide.com/blog/study-tips-for-pharmacy-medical-students


Share this :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *